Detail Laporan

Rabu, 11 Oct 2023 08:40
FIDIAWATI S.Adm
Website Ditindaklanjuti oleh Instansi

Tracking ID : #15282364

ADUAN TERKAIT PENCEMARAN AIR DI SUNGAI BELIMBING YANG MENGARAH KE KERONGKONG

Saya ingin melaporkan pencemaran air di aliran sungai kokok belimbing yg di sebab kan oleh penambangan info sekitar anjani yg mengarah ke kerongkong kec.suralaga yg sangat berakibat amat tidak baik untuk kelangsungan dan kebutuhan air bersih dan ini sudah terjadi hampir 5 bln berjalan, dan sudah di laporkan ke pihal DLHK dan masih dalam proses penindakan... Sya berharap dari warga kerongkong agar secepatnya masalah air ini secepatnya teratasi selamat pagi dan terimakasih

Laporan 267 kali dilihat

Rabu, 11 Oct 2023 09:47
Admin LaporBup
Laporan telah di Verifikasi dan di teruskan ke Admin Bupati Lombok Timur
Rabu, 11 Oct 2023 09:54
Bupati Lombok Timur
Laporan telah di Disposisi ke Instansi terkait untuk di tindak lanjut
Rabu, 11 Oct 2023 10:38
Dinas Lingkungan Hidup
Pengadu an Sdri. Fidiawati datang ke DLH tgl 22 September 2023 dan sudah kita tindaklanjuti dg verifikasi lapangan ke lokasi terdampak (penampungan air warga dan air irigasi di DI Kerongkong 1), dialog dg warga terdampak, tokoh masyarakat, pekasih, Ketua GP3A dan Kepala Desa Kerongkong, pengecekan ke lokasi tambang, penyusuran Sungai Kokok Belimbing serta koordinasi dg Kepala Desa Anjani. Dari hasil verifikasi tersebut dapat disimpulkan bahwa sumber pencemaran adalah tambang pasir CV. Rizki Anjani dan tambang tak berizin Sdr. Diki Widiantara. Lokasi kedua tambang pasir adalah tanah kas desa/pecatu yg disewakan pemdes Anjani Tindak lanjut : 1. DLH Lotim akan menyampaikan laporan hasil verifikasi lapangan atas pengaduan tsb ke DLHK Prov dan merekomendasikan penin?akan tegas kepada CV. RIZKI ANJANI yg tidak melakukan pengolahan limbah penambangan sesuai dokumen lingkungan yg sdh dibuat sebelum izin dikeluarkan 2. DLH Lotim akan menyampaikan laporan hasil verifikasi lapangan atas pengaduan tsb ke Sat.Pol PP Lotim dan merekomendasikan penertiban/penutupan tambang tak berizin Sdr. DIKI WIDIANTARA. (Tambang tersebut beroperasi kembali setelah ditutup SatPol PP beberapa bulan yg lalu).
arrow