Rincian Aduan : #16786692

Public

KABUPATEN Lombok Timur, 04 Aug 2026

Limbah tambak berdampak pada petani rumput laut.
*740 KK Petani Rumput Laut butuh Perhatian Serius Pemerintah Daerah*
*(Bupati Lombok Timur)*

Kurang lebih tiga tahun lamanya, petani rumput laut di pesisir Seriwe menanti kepastian dari pemerintah daerah untuk menjamin keamanan dan kenyamanan dalam menjalankan budidaya. Namun hingga hari ini, harapan itu belum juga terjawab.

Saya selaku Ketua Komunitas Pelayan Masyarakat (KPM) merasa prihatin sekaligus menyayangkan persoalan ini terus berlarut-larut. Saya turun langsung ke lapangan dan menyaksikan sendiri bagaimana masyarakat bertahan dengan penuh kesabaran, sementara hasil budidaya terus menurun dan kerugian semakin besar.

Perlu dipahami, masyarakat tidak pernah menolak keberadaan tambak udang. Mereka hanya berharap adanya komitmen agar limbah tambak dikelola melalui IPAL sebelum dialirkan ke laut, sehingga tidak mencemari kawasan budidaya rumput laut yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Berbagai upaya mediasi telah dilakukan, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga pemerintah daerah. Namun hingga kini belum ada penyelesaian yang benar-benar memberikan kepastian.

Di pesisir Seriwe terdapat sekitar 38 kelompok budidaya dengan kurang lebih 740 petani. Hampir 90 persen masyarakat menggantungkan kehidupan ekonominya pada rumput laut. Ketika budidaya terganggu, yang terancam bukan hanya hasil panen, tetapi juga biaya sekolah anak-anak, kebutuhan keluarga, dan masa depan masyarakat pesisir.

Kami berharap pemerintah daerah segera hadir dengan langkah nyata dan solusi yang adil. Masyarakat tidak meminta sesuatu yang berlebihan, mereka hanya ingin dapat bekerja, berbudidaya, dan mencari nafkah dengan aman, nyaman, dan bermartabat.

29 Orang Melihat Aduan Ini

Selesai

Thursday, 20 August 2026 - 08:13

Oleh: Admin LaporBup

Laporan ini telah Selesai.

Progress

Wednesday, 19 August 2026 - 13:28

Oleh: Dinas Lingkungan Hidup (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Lombok Timur)

Terima kasih atas aduan, berikut kami sampaikan hasil verifikasi dan koordinasi atas aduan yang disampaikan 1. Berdasarkan keterangan dari Kepala Desa, bahwa memang ada laporan pengaduan yang masuk terkait dengan masalah dampak limbah tambak udang dari tiga tahun yang lalu dan belum dapat diselesaikan sampai dengan saat ini dan belum berani memastikan bahwa dampak dari adanya limbah tambak udang ini yang megakibatkan terjadinya produksi yang menurun salah satu akibat dari aktivitas lain juga penanaman jagung akibat dari penyemprotan pestisida. 2. Saat verifikasi dilakukan secara kasat mata, IPAL pada tambak udang tersebut sesuai dengan standar. 3. Saat verifikasi dilakukan, yang terlihat pada saluran pembuangan (outlet) ada aliran tanggul jebol, belum dilakukan penutupan lagi, sehingga masyarakat pesisir seriwe masih beranggapan bahwa salah satu sumber ke gagalan panen budidaya rumput laut akibat dari limbah tambak udang. 4. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini sudah dilakukan mediasi dua kali dari Pemerintah Desa, Kecamatan hingga Pemerintah Daerah namun belum ada kepastian hasil yang diberikan. 5. Pemerintah desa akan melakukan mediasi lagi terhadap masyarakat terdampak, pemilik usaha kegiatan tambak udang, Kecamatan dan Pemerintah Daerah pada hari senin tanggal 10 Agustus, 2026 di oesisir pantai teluk Seriwe. Rekomendasi Tim Verifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kab. Lotim mengarahkan kepada pihak Desa dan Penambak udang untuk: untuk melakukan uji laboratorium terkait dengan limbah tambak udang tersebut dan sesuai ketentuan aturan yang berlaku serta melakuan kegiatan penanaman vegetasi mangrove di lokasi outlet;
Lihat Lampiran

Disposisi

Wednesday, 05 August 2026 - 09:07

Oleh: BUPATI LOMBOK TIMUR

Laporan telah di Disposisi ke Instansi terkait untuk ditindaklanjuti

Verifikasi

Wednesday, 05 August 2026 - 08:52

Oleh: Admin LaporBup

Laporan telah diverifikasi dan diteruskan.

KONTAK KAMI

Logo LaporBup

LaporBup.lomboktimurkab.go.id

Jl. Prof. M. Yamin, SH No. 54 Gedung Kantor Bupati Lt.4 Blok A
Cek Lokasi di Google Maps